Thursday 30-07-2026

Menteri PU Sebut Jembatan Kuta Blang Bireuen Fungsional Akhir Agustus

  • Created Jul 30 2026
  • / 377 Read

Menteri PU Sebut Jembatan Kuta Blang Bireuen Fungsional Akhir Agustus

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau pembangunan jembatan Krueng Tingkem di Kecamatan Kuta Blang dan jembatan Teupin Mane, Kecamatan Juli. Kedua jembatan di Kabupaten Bireuen, Aceh itu ditargetkan fungsional akhir Agustus mendatang.

 

"Pekerjaan masih sesuai progres dan sesuai jadwal awal. Insya Allah akhir Agustus 2026 bisa selesai dan fungsional. Kami berharap cuaca terus mendukung sehingga pekerjaan dapat berjalan maksimal," dalam keterangannya, Kamis (30/7/2026).

 

Jembatan di dua lokasi itu dibangun kembali secara permanen setelah jembatan aslinya putus akibat bencana akhir November 2025. Jembatan Kuta Blang menjadi akses utama di jalan nasional Banda Aceh-Medan.

 

Menteri Dody menejelaskan, hingga saat ini pelaksanaan pekerjaan tidak menghadapi kendala teknis yang berarti dan kondisi cuaca selama musim kemarau cukup mendukung percepatan konstruksi. Dody meninjau kedua jembatan itu Rabu (29/7) kemarin.

 

"Sejauh ini cuaca masih bersahabat. Harapannya pekerjaan bisa lebih cepat sehingga konektivitas pada ruas utama Medan-Aceh dapat segera pulih secara optimal," jelas Dody.

 

Menurutnya, penanganan permanen kedua jembatan dilakukan untuk meningkatkan keandalan infrastruktur jalan nasional di Aceh. Selain itu, pembangunan juga untuk memastikan layanan transportasi bagi masyarakat kembali berjalan normal setelah terdampak bencana.

 

Untuk Jembatan Kuta Blang, penanganan permanen dilakukan melalui pembangunan duplikasi jembatan sepanjang 149,7 meter dengan nilai kontrak Rp107,5 miliar. Pekerjaan dilaksanakan PT Adhi Karya dengan progres fisik mencapai 74,46% per 29 Juli 2026.

 

Sementara itu, Jembatan Teupin Mane dibangun dengan struktur rangka baja atas sepanjang 80 meter + 80 meter dan lebar 12 meter. Jembatan ini memiliki satu unit pier dengan pondasi bored pile serta dilengkapi proteksi oprit menggunakan soldier pile.

 

"Melalui percepatan penyelesaian kedua jembatan tersebut, Kementerian PU menegaskan komitmennya melalui PU 608 untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana agar manfaat pembangunan segera dirasakan masyarakat melalui pulihnya konektivitas, kelancaran distribusi barang, serta meningkatnya aktivitas ekonomi di koridor utama Medan-Aceh," ujarnya.

Share News


For Add Product Review,You Need To Login First